Bunda

Secara lahiriah kami tidak bersama

tetapi senantiasa berbicara

di hatiku, dipikiranku, selauruh denyut nadi kehidupanku

ketika kami berkumpul

bunda tersenyum manis

menyapa dengan arif

bertanya dengan bijak

Aku menggosok mata….mencubit tangan…

apa nyata?? mimpi?? ataukah ilustrasi??

ketiga-tiganya betul…..NYATA

Bunda bukan hanya melahirkanku

tetapi bunda mengukir kenangan

membekali ilmu kearifan duniawi..

membekali ilmu dengan keikhlasan penuh arti

Tetapi sejatinya…..

ketulusan dan keikhlasan tidak bertepi

sebagai wujud totalitas

CINTA ABADI

Posted on December 22, 2010, in poetry. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: